4 Perbedaan Utama Antara Hard Case dan Soft Case

Casing merupakan salah satu aksesoris HP yang paling banyak dipakai. perlengkapan ini berfungsi melindungi HP dari beberapa permasalahan yang mampu menyebabkan kehancuran pada fitur, tercantum benturan saat terjatuh dan gesekan barang tajam.

Casing dibuat dari beragam material, seperti plastik, karet, aluminium, dan lain sebagainya. Setiap casing memiliki fitur masing-masing, yang mampu menunjukkan seberapa besar tingkatan proteksi yang dimilikinya.

Ada banyak tipe casing yang tersebar di pasaran. Namun, casing lazimnya bisa dibedakan menjadi 2 bagian utama, ialah casing keras ataupun hard case dan casing lunak ataupun soft case. Apa saja perbedaan antara kedua casing ini? Berikut merupakan bahasannya.

Perbedaan Hard Case dan Soft CaseKurang lebih terdapat 5 perbedaan antara hard case dan soft case, mulai dari olahan ataupun material pembuatannya, fitur-fitur yang dimilikinya, hingga harga jualnya.

perbedaan shoft harf case

1. Material

Material yang dipakai adalah pembeda utama antara casing keras dan casing lembut. Casing keras biasanya terdiri dari material plastik solid, sebaliknya casing lunak kerap dibuat dari olahan yang fleksibel, seperti silikon ataupun termoplastik poliuretan (TPU).

Pada awal mulanya beberapa pabrikan memakai material polikarbonat dan plastik ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene) untuk membuat casing keras. Polikarbonat diketahui tahan terhadap peregangan dan pembengkokan, tahan temperatur besar, transparansi yang baik dan tidak beracun, dan tahan dalam kondisi kurang baik, seperti cuaca dingin ataupun panas.

sedangkan itu, material ABS memiliki keseriusan yang lebih rendah dan tidak mampu menahan temperatur besar, namun memiliki fluiditas yang baik, sampai-sampai olahan akan mudah diwarnai dan disemprot. Dengan demikian, casing keras ABS membolehkan untuk dibuat dalam beragam corak dan desain.

yup, saat ini kamu bisa membeli casing keras dengan gabungan polikarbonat dan plastik ABS. Hasilnya merupakan produk yang memiliki ketahanan yang sangat bagus (dari guncangan dan benturan) dengan desain tampilan yang beragam.

Baca Juga  Tips Pengisian kilat Baterai Samsung M20 dengan Mode Fast Charging

Lalu, apa keunggulan dari material TPU dan silica gel yang banyak dipakai pada casing lunak? Berikut merupakan beberapa keunggulan dari TPU.

Memiliki banyak tingkatan kekerasan dengan cara mengganti rasio komponen respon TPU. Hasilnya pabrikan bisa membuat produk casing lunak dengan tingkatan kekerasan yang berbeda dengan tetap mempertahankan elastisitasnya. Material TPU memiliki daya dukung beban yang luar biasa, ketahanan benturan, dan penyerapan guncangan. Tahan temperatur dingin yang ekstrim karena temperatur transisi kaca TPU yang relatif rendah. Casing lunak TPU tetap sanggup mempertahankan elastisitas, fleksibilitas, dan watak raga yang lain pada temperatur minus 35 derajat. Material TPU memiliki kinerja pemrosesan yang baik karena mampu memakai metode pemrosesan olahan termoplastik yang umum, seperti cetakan injeksi, ekstrusi, penggulungan, dan sebagainya. Silica gel memiliki fitur elastisitas yang baik, ketahanan aus, proteksi lingkungan dan ketahanan terhadap temperatur besar.

2. tingkatan Proteksi

Seperti yang sudah disebutkan di atas, casing keras memiliki keahlian melindungi fitur yang bagus. Beberapa model casing keras dilengkapi dengan beberapa fitur yang buatnya memiliki tingkatan proteksi ataupun proteksi yang sangat besar (military grade hard case).

Hanya saja casing keras memiliki bentuk yang besar dan cukup tebal. Hasilnya bentuk asli HP bisa tidak merasa saat digenggam. bila kamu suka melaksanakan banyak aktivitas di luar rubrik, casing keras sangat cocok kamu gunakan untuk melindungi HP dari beberapa permasalahan yang mampu timbul sepanjang ekspedisi.

sedangkan itu, casing lunak tidak dilengkapi dengan tingkatan proteksi yang besar. terlebih lagi bila material yang dipakai sangat lunak, maka HP bisa mudah terlepas saat terjatuh. Casing lunak cocok untuk pemakaian tiap hari untuk melindungi body HP dari goresan-goresan barang tajam.

Baca Juga  6 Cara Membersihkan Noda Menguning Casing Bening/Putih HP

3. Desain

Beberapa casing keras dengan spesifikasi besar biasanya memiliki desain yang macho, sampai-sampai lebih cocok dipakai oleh laki-laki. kebalikannya beberapa model casing lunak dirancang lebih feminim sampai-sampai cocok dipakai oleh pengguna perempuan saja.

Saat ini baik hard case ataupun soft case banyak dipasarkan dengan bermacam corak dan tampilan. Kamu bisa memilah casing dengan gambar superhero, kartun, dan lain sebagainya. terlebih lagi tidak jarang ada pengguna yang lebih tertarik membeli casing karena desainnya daripada gunanya.

4. Harga

Casing keras biasanya memiliki harga jual yang lebih besar dari casing lunak. terlebih lagi kamu harus mempersiapkan duit ratusan ribu rupiah bila mau berhasil membeli casing keras dengan tingkatan proteksi yang besar. kebalikannya, kamu bisa mendapatkan sebuah casing lunak hanya dengan duit Rp 10 ribu saja.

Kelebihan dan Kekurangan

Baik hard case ataupun soft case memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itu, kamu harus memilah casing yang sesuai dengan kebutuhan.

Misal, bila kamu suka berpetualang di alam liar, kamu bisa memakai casing keras yang menawarkan proteksi kokoh terhadap guncangan dan benturan. sebaliknya untuk pemakaian tiap hari, kamu bisa mengenakan casing lunak untuk cuma menjaga badan (bagian belakang) HP dari gesekan barang tajam.

walaupun terdapat pengecualian untuk setiap ketentuan, berikut merupakan beberapa kelebihan dan ketiadaan casing keras dan casing lunak yang perlu diketahui. Perlu dimengerti bahwa kelebihan dan ketiadaan ini mungkin tidak berlaku untuk casing-casing tertentu.

Kelebihan Hard Case

Memiliki tingkatan proteksi yang besar terhadap benturan, guncangan, dan lain-lain. Cocok dipakai oleh mereka yang kerap melaksanakan kegiatan-kegiatan outdoor. HP jadi nampak kokoh, terlindungi, dan gagah. Menawarkan kenyamanan yang lebih saat digenggam, sampai-sampai tidak mudah jatuh.

Baca Juga  Cara Cek Nomor Indosat (IM3 dan Mentari) Milik Sendiri Karena Lupa

ketiadaan Hard Case

Ukurannya cukup besar dan tebal, sampai-sampai sangat mempengaruhi terhadap tampilan dan bobot HP. Karena tidak fleksibel, hard case cukup susah dilepas-pasang. bila kamu kerap melaksanakannya body HP bisa lecet-lecet. Biasanya jadi lebih susah saat akan memakai perkakas HP yang lain.

Kelebihan Soft Case

Menggunakan sedikit ruang, sampai-sampai tidak sangat mempengaruhi terhadap bentuk dan bobot HP. Mudah dilepas-pasang karena lebih fleksibel. tidak hanya itu, body HP juga tetap aman walaupun kamu kerap bongkar pasang. Mudah memakai perkakas HP yang lain karena bentuk yang tipis. Efektif terhadap debu dan memiliki sentuhan yang baik di tangan.

ketiadaan Soft Case

Biasanya tidak menawarkan ketahanan guncangan ataupun proteksi benturan. Mudah memuai ataupun longgar saat kamu sangat kerap melaksanakan bongkar pasang. bila material yang dipakai sangat lunak, HP akan mudah lepas dari casing saat terjatuh. Mudah kotor dan susah untuk menyirnakan panas. Casing lunak yang telah dipakai sejak lama, rupanya akan berbeda menjadi kuning dan gelap.

yup, seperti itu bahasan singkat mengenai perbedaan utama antara hard case dan soft case beserta kelebihan dan ketiadaan keduanya. Harap dicatat bahwa casing HP yang dibuat oleh setiap pabrikan memiliki mutu yang berbeda-beda. Semakin bagus kualitasnya, maka akan semakin mahal harganya dan semakin besar pula tingkatan proteksinya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More

Privacy & Cookies Policy